Postingan

Menampilkan postingan dengan label jombang

Beberapa korban rentenir melapor ke Polsek Gudo

Gambar
Metroposnews, Jombang - Masih bersambung dari kasus pengaduan korban rentenir ( pemerasan) yang dilakukan oleh Puji tresno kemarin, selasa (16/3/2021). Pengaduan tentang pemerasan yang di lakukan oleh Puji Tresno di tanggapi dan di sambut dengan baik oleh kanit reskrim Polsek Gudo, Aiptu H Rendro.  Untuk menindak lanjuti masalah ini, pihak pelapor di suruh sabar karena ada kasus yang harus di tangani oleh tim reskrim Polsek Gudo, "ucap kanit reskrim H Rendro. Kanit reskrim bersama tim, sejak kemarin siang hingga berita ini di rilis kanit  masih fokus dengan kasus ranmor, dan Kanit reskrim berujar " kasus ini akan saya tindak lanjuti setelah kasus ranmor selesai " pungkas Kanit reskrim.     Salah satu pelapor SS (28) th mengharapkan agar kasus ini segera ditindak oleh pihak yang berwajib dan tidak ada korban lg, "karena bisnis ini sangat meresahkan bahkan bisa dibilang mencekik rakyat kecil, ucap SS.  Tim   Bersambung. (Tim/ Pras)

Pensiunan Polisi Back Up Rentenir

Gambar
Oknum pensiunan Polri Pa'at, di duga back up Puji Tresno yang di duga sebagai rentenir Saat korban rentenir berkumpul di musholla Dusun Sekaru Desa Suko Pinggir kecamatan Gudo kabupaten Jombang, tiba tiba Pa'at yang mengaku karyawannya Puji Tresno datang, dan bercekcok dengan korban renternir dan awak media, Pa'at juga sempat mendorong wartawan inisial W dan menarik tangannya. Selanjutnya awak media menemui Puji Tresno, namun sayangnya kejadian terulang lagi, Pa'at berusaha dan menghalangi, dan mencegah para korban bertemu Puji Tresno ( rentenir ) dan sempat cekcok adu mulut Pa'at dengan nada bangga sambil bersumbar berkata " silahkan kalau mau lapor, nama saya Pa'at pensiunan Polisi" sumbar Pa'at senin (15/3/2021) Lalu para jurnalis dengan korban, mencoba menempuh jalur hukum mendampingi para korban dengan mengadukan laporan ke Polsek Gudo melakukan pengaduan. Setelah sampai Polsek Gudo, di temui oleh kanit reskrim, di arahkan korban u

Bisnis Rentenir PT Yang Mencekik Masyarakat

Gambar
Jombang - metroposnews  Rentenir ( lintah darat ) hingga kini masih berkeliaran di masyarakat, " lintah darat " ini kerap menawarkan pinjaman dengan cara cepat, sehingga banyak orang yang kepepet menerima tawaran tersebut, akhirnya si debitur terjebak dengan bunga yang selangit. Kegiatan atau bisnis ini memang benar benar terjadi di wilayah kabupaten jombang, tepatnya di Desa suko pinggir kecamatan Gudo kabupaten jombang, sebut saja PT (53) adalah pelaku yang menjalankan bisnis ini selama berpuluh tahun, di samping menawarkan pinjaman, PT juga menerima gadai diantaranya sepeda motor, mobil, Atm, KK, Ktp, petok D, sim dengan bunga yang tinggi, dengan sistim sepeda motor atau mobil yang di gadai di sewakan kembali ke pihak lain. Hal tersebut terbukti dengan penelusuran tim kami dalam beberapa hari yang lalu, yang mendatangi beberapa korban dari PT, korban yang pertama kami datangi adalah ibu SR (48) kecamatan kunjang kabupaten kediri, dalam penjelasannya SR meminj

Kondisi parkiran Wisata Religi Gus Dur diera Pandemi

Gambar
Jombang - Metroposnews Jombang  dalam kunjungan awak media metro pos news di kawasan parkiran wisata religi gus dur, parkiran yang biasanya ramai di penuhi bus, mini bus kini menjadi sepi, di karenakan dampak dari pandemi Covid 19. Selasa,(9/3)2021). Kepala UPT Wisata Religi Gus Dur Tukiran menjelaskan, "sejak era pandemi Covid 19 parkiran di tutup untuk peziarah, kalaupun terlihat ada segerombol orang, mungkin itu hanya warga sekitar yang hanya main main di kawasan parkir, terutama ya anak anak remaja yang memanfaatkan waktu luang untuk jalan jalan dan berselfi,"ucap Tukiran Masih dalam penjelasan Tukiran, pandemi Covid 19 juga berdampak pada warung dan lapak yang berada di sekitaran lokasi parkir. "Sebelum era pandemi Covid 19 biasanya para peziarah yang datang dari dalam kota atau luar kota tiap harinya bisa mencapai 5 bus dan bahkan sampai 20 bus, untuk minibus sendiri juga bisa mencapai puluhan unit," ungkapnya. "Untuk lapak sendiri yg di dalam

Polres Jombang gelar silahturahmi dan sinergitas dengan insan pers

Gambar
Jombang - Metroposnews Polres Jombang menggadakan ngopi bareng bersama insan pers se kabupaten Jombang di rumah makan Palem Asri Jombang, Rabu (03/03/2021) Acara tersebut di hadiri Kasubag Humas Polres Jombang AKP Hariono dan Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP Mochamad Mukid. Dalam sambutannya, Kasubag Humas Polres Jombang AKP Hariono menyampaikan rasa terimakasih kepada wartawan yang hadir.  "Kami sampaikan banyak terima kasih kepada seluruh rekan rekan wartawan yang hadir, bapak Kapolres hari ini tidak bisa hadir karena sedang ada kegiatan lain yang tidak bisa di wakilkan," ucap Hariono Kasatnarkoba Polres Jombang AKP Mochamad Mukid mewakili Kapolres Jombang menyampaikan, rekan rekan insan pers ini merupakan mitra kepolisian, untuk itu peran serta rekan pers sangat di butuhkan sekali. "Wartawan adalah mitra kepolisian, jadi harus bersama sama menjalin komunikasi agar tidak terjadi miskomunikasi, untuk itu hubungan Polres Jombang dengan wartawan yang selama

Pasutri "Gembong Narkoba" Asal Mojoagung Diringkus Satresnarkoba Polres Jombang

Gambar
Jombang - Metroposnews Kinerja Satresnarkoba Polres Jombang patut mendapatkan acungan jempol. Dari pengguna hingga bandar besar diringkus oleg petugas yang khusus menangani kasus narkoba tersebut. Alhasil, sepasang pasangan suami istri (pasutri) yang berkolaborasi menjadi bandar narkotika jenis sabu, berhasil dijebloskan kedalam sel tahanan. Hal tersebut merupakan wujud profesionalisme dan keseriusan Satresnarkoba Polres Jombang dalam memerangi peredaran narkoba. Pasutri tersebut yakni atas nama, Eko Faris Handryanto alias Domber (25) dan Valupi Widiawati (22). Pasutri tersebut digerebek oleh Satresnarkoba Polres Jombang dirumahnya di Ds. Gambiran, Kec. Mojoagung, Kab. Jombang pada hari Rabu tanggal 17 Februari 2021, sekira jam 01.00 wib. Dari penggerebekan tersebut, petugas mendapatkan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 408,93 gram yang terbagi dalam beberapa kemasan dalam kaleng biskuit monde yang berada didalam tas tupper ware warna orange Selain itu, petugas j

Bejat!!! Pimpinan Ponpes Desa Ngoro Cabuli Santriwati

Gambar
Jombang - Metroposnews Seorang kyai seharusnya jadi panutan atau pendidik bagi santri santrinya. Namun kali ini tidak dengan Subchan (50) seorang Kyai di Ponpes Desa Kauman, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. Kyai ini, tega mencabuli dan menyetubuhi para santriwatinya. Kyai tersebut merasa bernafsu melihat santriwatinya yang berparas cantik, hingga tega berbuat asusila pada santriwatinya. Aksi bejat tersebut, dilakukan pada waktu malam dan dini hari. Dalam keadaan sepi, pelaku mendatangi korban korbannya dengan menggunakan bujuk rayu. Aksi bejat kyai ini sudah dilakukan selama dua tahun dan untuk saat ini sudah ada enam santriwati yang menjadi korban. Dan tidak menutup kemungkinan, korban bisa lebih dari enam. Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho mengatakan, kyai S (50) merupakan pimpinan ponpes di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. Untuk kasus ini, ada dua pelapor dari dua orang tua santriwati. "Kasus ini, berkaitan dengan pencabulan dan persetubuhan, dan rata

Warga Bandar Kedungmulyo Terjang Banjir Untuk Makamkan Jenazah

Gambar
Jombang - Metroposnews Tidak hanya memikul jenasah, ratusan warga yang ikut mengantar jenasah ibu Aminah (80) rela menerjang rintangan banjir yang sudah menggenangi desa mereka, Desa Bandar Kedungmulyo, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, kamis (11/2/2021). Karena tidak ada jalan lain menuju makam, warga harus menerobos jalan utama di bawah underpass yang masih terendam banjir. Sebab, jika harus mencari jalan lain, warga harus memutar dan jalannya pun tambah jauh, yang kurang lebih sekitar 7 km, karena banjir yang merendam desa Bandar kedungmulyo belum juga surut dalam sepekan ini. Muhaimin yang sebagai Kasi Pelayanan Desa Bandar Kedungmulyo mengatakan bahwa, sudah ada tiga orang korban banjir yang meninggal dunia. "Dalam proses pemakaman warga yang meninggal, warga Desa Bandar kedungmulyo harus bersusah payah melewati banjir seperti ini," ucap Muhaimin Warga berharap, pemerintah segera menuntaskan dalam penanganan penyebab banjir di Desa Bandar kedun

Keluh Kesah Pengusaha Tahu & Tempe Jombang

Gambar
Jombang - Metroposnews Beban berat yang harus di tanggung dan di terima oleh semua pengusaha tahu dan tempe, salah satunya termasuk oleh H. Sulepi, pengusaha tahu asal dusun Gempol desa Japanan kecamatan Mojowarno kabupaten Jombang. Dalam penelusuran awak media selasa (9/2/2021), H. Sulepi bercerita, kalau semua pengusaha tahu dan tempe mengeluh karena kenaikan harga kedelai dalam dua bulan terakhir ini, menurut keterangan H. Sulepi, demi bertahan dalam usahanya yang telah di rintis dari awal tahun 2000 an. "Mau gak mau ya harus kita jalani walaupun harga kedelai mengalami kenaikan, yang biasanya Rp 6500, sekarang menjadi Rp 9600, walaupun tidak menutup kemungkinanan semua pengusaha tahu dan tempe bisa mengalami gulung tikar," ucap H. Sulepi. Senada juga dengan penuturan cak no, pengusaha tempe rumahan asal desa Japanan kecamatan Gudo kabupaten jombang, juga mengeluh dengan kenaikan harga kedelai. "Terus gimana tindakan pemerintah dengan kenaikan harga kedela

Kapolda Jatim Tinjau Korban Banjir Di Kecamatan Bandar Kedungmulyo

Gambar
Jombang - Metroposnews Kapolda Jatim beserta rombongan di dampingi wakil bupati Jombang Sumrambah, Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, Dandim 0814 Letkol Infantri Triyono, meninjau secara langsung korban banjir di desa Gondangmanis kecamatan Bandar Kedungmulyo kabupaten Jombang, Selasa (9/2/2021). Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta mengatakan, kedatangannya ke lokasi banjir beserta jajaran Kodam untuk melakukan peninjauan bencana banjir " kami TNI dan Polri siap membantu masyarakat yang terkena bencana " terang Kapolda. Lebih lanjut Kapolda menjelaskan jika kedatangannya beserta jajaran agar bisa meringankan beban korban banjir, termasuk masker untuk pencegahan Covid 19. " Kami juga memberikan bantuan beras 2 ton, 200 paket sembako yang berisi obat obatan dan 20 ribu masker guna pencegahan Covid 19, ucap Kapolda Di hadapan awak media, kapolda menyebut langkah langkah sinergi dengan pemerintah daerah untuk penanggulangan bencana ke depan akan di galakan,

Pengurus Papdesi Bersama Undar Gelar Baksos

Gambar
Jombang - Metroposnews Ketua Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau yang di singkat PAPDESI H. Fathurahman beserta pengurus dan universitas Darul Ulum ( Undar ) Selasa (9/2/2021) melakukan baksos tanggap bencana di Kecamatan Wonosalam kabupaten Jombang, khususnya di desa Jarak dan Galengdowo yang beberapa waktu lalu mengalami bencana banjir dan tanah longsor. Tujuan baksos ini adalah bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan PAPDESI atas terjadinya musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di kabupaten Jombang. Selain baksos di kecamatan Wonosalam, pengurus PAPDESI juga menyempatkan menyambangi salah satu pengurus PAPDESI  dari kecamatan Wonosalam yaitu kepala desa Galengdowo bapak Wartomo,S,sos, yang saat ini dalam taraf pemulihan kesehatan. Selain di kecamatan Wonosalam, baksos juga di lakukan di kecamatan Bandar Kedungmulyo yang juga terkena bencana banjir.(Pras/ tin)

Gubernur Jatim & Kapolres Jombang Tinjau Banjir Di Kec. Bandar Kedungmulyo

Gambar
Jombang - Metroposnews Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama rombongan meninjau banjir di kecamatan Bandar Kedungmulyo kabupaten Jombang, sabtu (6/2/2021).  Gubernur Jatim meninjau langsung sejumlah titik, di antaranya ruas jalan nasional di Desa Gondang manis dan pengungsian warga di Balai Desa Gondang manis serta rolak 70 di Gudo. Setelah melihat ruas jalan nasional yang genangan airnya mulai surut, Gubernur Jatim juga meninjau posko pengungsian yang ada di Balai Desa Gondang manis, Gubernur juga menyapa pengungsi, dan dalam kesempatan tersebut Gubernur juga membagikan sembako. "Penyebab banjir di Bandar Kedungmulyo di picu oleh beberapa variabel diantaranya penumpukan sampah di aliran sungai konto dan itu harus di bersihkan dengan alat berat," ucap khofifah. Dan khofifah meminta kepada semua elemen masyarakat untuk senantiasa mencintai sungai yakni untuk bersih bersih sampah yang ada di sungai. "Ini harus melibatkan semua elemen, mulai dari Kepal

3 Jembatan Di Desa Banjaragung Rusak Diterjang Banjir

Gambar
Jombang - Metroposnews Akibat di terjang banjir bandang pada hari senin (1/2/2021) terdapat tiga jembatan yang rusak akibat terjangan banjir bandang yang terjadi di Desa Banjaragung kecamatan Bareng kabupaten Jombang. Tiga jembatan tersebut di wilayah Desa Banjaragung, jembatan satu berada di Dusun / Desa Banjaragung, jembatan dua berada di Desa Banjaragung, jembatan tiga berada di Dusun Banjarsari Desa Banjaragung. Dari ketiga jembatan tersebut kerusakan terparah terjadi di jembatan satu yang berada di Dusun / Desa Banjaragung yang ambrol, jembatan dua dan tiga tidak separah jembatan satu. Hal tersebut di sampaikan Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sombang, Saiful Anwar saat di temui awak media. Jembatan satu di target 14 hari selesai dengan pengerjaan darurat supaya bisa menjadi akses bagi warga setempat, terus di lanjut ke tahap jembatan dua dan jembatan tiga. "Ya nanti perbaikan akan di lakukan secara berurutan.

Miris!!! Korban Kebakaran Desa Badas Nol Bantuan

Gambar
Jombang - Metroposnews Adanya kebakaran rumah warga milik Ibu Maysaroh yang ada di Dusun Badas, Desa Badas, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, sampai saat ini blm ada sentuhan bantuan dari pemerintah desa. Kejadian kebakaran sendiri, terjadi pada tanggal 13 januari 2021 kemarin. Pada saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak ada dirumah, hanya anak laki-lakinya yang sedang tertidur dikamar. Karena kaget ketika merasakan hangatnya api, anak korban berteriak minta tolong dan dibantu masyarakat sekitar untuk memadamkan api dengan air yang seadanya. Senin tanggal 01-02-2021 , tim awak media mendatangi rumah korban, sebab sampai saat ini, belum ada sentuhan bantuan dari pemerintah desa. Korban sendiri, merupakan keluarga kurang mampu. Bahkan, dari kejadian ini, tidak ada yang melapor ke Polsek untuk datang ke lokasi  dan olah TKP. Jadi, sampai saat ini, blm bisa dipastikan penyebab kejadian kebakaran ini,padahal sebelah rumah korban ada pabrik pembuatan tahu yang menggun

Polres Jombang Berhasil Ungkap 35 Kasus Narkoba Dengan 41 Tersangka

Gambar
Jombang - Metroposnews Pada hari Senin tanggal 01-02-2021 sekitar jam 09.30 wib, Polres Jombang menggelar konferensi pers dihalaman Mapolres Jombang hasil ungkap kasus narkoba hasil tangkapan Satresnarkoba Polres Jombang selama bulan Januari. Konferensi pers ini dipimpin langsung oleh Kapolres jombang AKBP Agung Setya Nugraha, S.I.K., yang didampingi oleh Wakapolres Kompol Arie serta Kasat Narkoba AKP Moch Mukid, S.H., dan anggota jajaran Polres Jombang. Dalam ungkap kasus ini, Kapolres Jombang AKBP Agung mengatakan, total kasus kasus narkoba yang berhasil diselesaikan sebanyak 35 kasus dengan 41 tersangka yang  berhasil diamankan. "Yang murni tangkapan Polres Jombang ada 20 kasus dengan 25 tersangka dengan barang bukti sabu 13,41 gr, pil doblle L 133 butir, pipet kaca 6 buah, korek api 8 buah, Hp 21 unit, alat hisap 8 buah, timbangan 2 unit serta uang tunai Rp 1.718.000 dengan status tersangka 14 pengedar dan11 penyalahguna," jelasnya. Selanjutnya, hasil t

Ketua DPD-YALPK Kediri Dampingi Korban Penipuan Investasi Bodong Lapor Ke Polres Jombang

Gambar
Jombang - Metroposnew s Investasi dengan menjanjikan keuntungan berlipat memakan banyak korban. Korbannya yang mencapai puluhan orang, didampingi oleh Yayasan Advokasi Lembaga Perlindungan Konsumen (YALPK), melaporkan kasus penipuan investasi bodong tersebut ke Satreskrim Polres Jombang karena para korban mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Arif selaku ketua YALPK DPD Kota Kediri menjelaskan, mereka mengaku tergiur untuk menanamkan investasi karena akan mendapatkan penawaran keuntungan besar. Investasi itu, juga diikuti kurang lebih puluhan warga Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk yang dikelola oleh Chilmi Hilda warga Dusun Tagulan, Desa Janti Kecamatan, Mojoagung, Kabupaten Jombang. Sejak bulan September tahun 2020 lalu hingga bulan Januari tahun 2021 ini, keberadaan pelaku tak diketahui. “Katanya dalam waktu singkat uang para korban akan berlipat ganda. Contohnya saya, menaruh uang Rp 8 juta dalam waktu sebulan sudah bertambah menjadi Rp 9 juta,”ujar Ari

Wakil Bupati Jombang Tinjau Waduk Sipon Watudakon

Gambar
Mojokerto - Metroposnews Dampak banjir yang merendam beberapa rumah warga di daerah Desa Tempuran, Kec Sooko, Kab. Mojokerto dan juga Dusun Beluk (Bekucuk sebelah barat) Desa Belimbing, Kec Kesamben, Kab Jombang, mengundang perhatian dari Pemerintah Kabupaten dan instansi terkait. Pemerintah Kabupaten Jombang beserta instansi terkait melakukan kunjungan ke DAM Sipon Watudakon yang ada di perbatasan Desa Ngingasrembyong Kab Mojokerto dengan Desa Belimbing Kab Jombang untuk melihat langsung bangunan saringan sampah yang ada di DAM tersebut, karna bangunan itu juga baru selesai dikerjakan, Senin (04/01/2021). Turut hadir dalam kunjungan tersebut diantaranya, Wakil Bupati Jombang Bapak Sumramba yang didampingi Kapolres Jombang AKBP Agung, Kadis PUPR Kab Jombang Bapak Miftahul Ulum, Kepala BPBD Kabupaten Jombang Bapak Abdul Wahab, Camat Kesamben Bapak Agus Santoso, Kades Belimbing Ibu Muji Alifah beserta perangkat desa dan Muspika Kecamatan Kesamben. Kunjungan bersama dari perwa

Kades Sidowarek Lantik 2 Perangkat Desa

Gambar
Jombang - Metroposnews Pemerintah desa/ kepala desa dalam menjalankan segala aktivitas pemerintahan memang harus selalu berkoordinasi dengan seluruh perangkat, demi mewujudkan pemerintahan desa yang lebih maju. Maka dari itu, Kepala Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang H. Fatkhur Rohman mulai menyeleksi beberapa warga yang ingin menjadi aparatur pemerintah desa. Dalam kesempatan ini untuk bagian yang kosong adalah sekretaris desa dan kepala dusun Kepuhpandak. Setelah melalui tes dan wawancara, akhirnya jabatan sekretaris desa diduduki oleh Muhammad Samsul Arifin dan untuk Kepala Dusun Kepuhpandak dijabat oleh Bayu Catur Atmaja. Keduanya resmi dilantik pada Rabu (23/12/2020) di Pendopo Balai Desa setempat. Dalam pelantikan tersebut hadir Camat, Kapolsek serta Koramil kecamatan Ngoro Jombang.  H. Fathkur Rohman dalam pelantikan tersebut memberikan sambutan/ inovasi kepada perangkat desa yang baru. "Disini, panjenengan (anda) sudah dilantik dan membaca sumpa

5 Desa Se-Kec. Ngusikan Lantikan Perangkat Desa Secara Serentak

Gambar
Jombang - Metroposnews Sebanyak 5 desa di Kecamatan Ngusikan kabupaten Jombang melaksanakan pelantikan perangkat desa serentak yang bertempat di pendopo kecamatan Ngusikan kabupaten Jombang, Rabu (23/12/2020). Hadir dalam acara tersebut seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Ngusikan Jombang, Kapolsek, Danramil, kepala KUA kecamatan Ngusikan. Acara berjalan dengan lancar dan khidmat. Dalam hal ini, ada 5 desa yang mengambil sumpah pada perangkat desa yang baru, antara lain 1.  Desa keboan yang melantik Syamsul Udin sebagai Kaur tata usaha dan umum desa keboan. 2. Desa Ngusikan yang melantik Milla Dwi Sulyanti sebagai Kaur keuangan dan sodara Suwari sebagai kepala dusun Balongrejo, 3. Desa Sumbernongko melantik Suparmiasih sebagai Kepala Dusun Candi. 4. Desa Manunggal melantik Khoirotun Nisyak sebagai seksi pelayanan. 5. Desa Ngampel Umarul fa'rud sebagai kepala dusun Ngampel.  Di sela acara, camat Ngusikan Wahyu Purnomo, S.H., M.Si., menyampaikan beberapa patah kata, antara l

Depan Koramil Gudo Langganan Banjir

Gambar
Jombang - Metroposnews Jum'at 11 Desember 2020, tepatnya di depan Koramil Gudo, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, hujan turun begitu lebat. Lebih kurang 30 menit hujan turun, tapi banjir sudah melanda. Pantas saja banjir, karena selokan / got tidak berfungsi sebagaimana fungsinya dikarenakan banyaknya jembatan di depan rumah warga itu selayaknya bukan jembatan biasa. Selokan / got depan rumah warga banyak yang di tutup, alasannya buat ladang usaha, ada yang jual sate, bakso, gorengan dan lain sebagainya. Dari keterangan salah satu warga setempat yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan kepada awak media, di depan Koramil Gudo sudah menjadi langganan banjir. "Di sini itu langganan banjir mas, hampir tiap hujan pasti banjir, karena selokan / got banyak yang di tutup dan di buat ladang usaha," ucapnya. Banjir di depan Koramil Gudo tersebut sangat membuat masyarakat resah. Dimana karena banjir tersebut, aktivitas masyarakat menjadi terganggu. "Kami sege