Karang Taruna Dusun Munggu Gebang, Kec. Benjeng Tolak Pembangunan PAMSIMAS di Lapangan Volly



Gresik,Metroposnews.com - Program PAMSIMAS yang tujuanya untuk menopang kebutuhan air bersih bagi masyarakat agar tercipta kesejahteraan bersama dalam lingkup desa, akan tetapi hal itu tidak terjadi di Dusun Munggu Gebang, Desa Munggu Gebang, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.
Pembangunan PAMSIMAS tersebut memicu konflik di masyarakat, pasalnya rapat yang di adakan guna membahas berjalanya program tersebut tidak melibatkan Karang Taruna dusun setempat sedangkan realisasi pembangunan tersebut berada di Lapangan Volly yang selama ini sebagai sarana olahraga warga setempat.

Saat di temui oleh awak media Ketua karang taruna menjelaskan bahwa tidak ada koordinasi dalam bentuk apapun dengan pihak karang taruna perihal pembangunan PAMSIMAS di Lapangan Volly tersebut, ia menjelaskan Lapangan Volly itu juga hasil swadaya anak-anak karang taruna.

"Saya selaku ketua karang taruna sama sekali tidak pernah menerima undangan rapat dalam bentuk apapun terkait pembangunan PAMSIMAS di Lapangan Volly tersebut, padahal saat awal pembangunan lapangan tersebut juga hasil dari swadaya anak-anak karang taruna". Terang Ketua Kartar.

Rasa kecewa di rasakan oleh Karang Taruna Desun Munggu Gebang karena keberadaanya di anggap tidak ada oleh para perangkat dusun setempat.

Salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya juga menjelaskan kepada awak media bahwa tidak sedikit warga yang menduga bahwa dalam pembangunan tersebut tidak ada kejujuran dalam hal administrasi, kerena tidak adanya transparansi dalam pembangunan PAMSIMAS tersebut.

"Banyak mas yang bertanya-tanya tentang pembangunan tersebut, kok pembangunanya di lapangan volly,,, padahal kan masih banyak lahan kosong milik desa,,,, trus kenapa juga di paksakan mendirikan PAMSIMAS lagi sedangkan yang bangunan pertama saja mangkrak belum bisa di gunakan. Kami juga sebagai warga desa tidak tau sama sekali seperti hasil rapatnya kemarin karena yang di undang rapat hanya para perangkat dan perwakilan warga saja, sedangkan hasil rapatnya sama sekali tidak di sosialisasikan kepada warga secara luas. Kami awalnya heran kok lapangan volly di keruk tanahnya untuk apa ya....??? Karena disitu tidak terdapat sama sekali pemberitahuan atau papan nama proyeknya mau di bangun apa". Jelas Warga

Menjadi suatu hal yang tabu di mata masyarakat jika dalam berjalanya suatu proyek pembangunan yang sumber Anggaran Dananya dari Hasil Pembayaran Pajak Rakyat tidak di tancapkan papan nama proyek sebagai media keterbukaan informasi publik.

Masyarakat berharap agar ada perhatian khusus dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terkait keterbukan Informasi Publik dan transparansi dalam setiap penggunaan keuangan Negara. (Tim)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dibekingi Oknum Wartawan, Penegak Hukum Takut Razia Wisata Jurang Kuping

Minuman Miras Golongan C, Diduga di Back Up Oknum Polda Jatim

Dua Pelaku Dilepas, Bandar Sabu Diduga Suap Oknum Polda Jatim 30 Jt